• Jam Buka Toko: Pkl. 08.00 - 17.00 WIB
  • Status Order
  • SMS/WA: 081770007949
  • info@mindistore.com
Terpopuler:

Penggunaan Masker Menurut Menkes, dr Terawan

22 Maret 2020 - Kategori Blog

Tahukah kalian kalau memakai masker dalam sehari tidak boleh lebih dari 8 jam? Bukan cuma itu, memakai masker yang sama pun tidak boleh lebih dari 4 jam, meskipun kelihatan masih bagus!

Alasannya, jika terlalu lama menggunakan masker, udara yang dihirup lembab sehingga memicu infeksi saluran pernafasan karena terjadi penumpukan mikroorganisme (oleh Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR/ sumber: nusantaraterkini.com).

Penjelasan di atas ditujukan buat kalian yang sedang sakit maupun sehat. Bijaklah menggunakan masker. Ingat, masker bukan untuk mencegah virus masuk, tapi agar cairan dari mulut saat batuk dan dari hidung saat bersin tidak muncrat keluar (oleh Dr. dr. Dewi Sumaryani Soemarko, MS, SpOK, Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Universitas Indonesia/ sumber: akurat.co).

Pastikan Masker Berguna sebagai “Alat Pelindung Diri”, Bukan Sebaliknya!

dr terawan

dr terawan

Sejak kasus Corona meledak, orang beramai-ramai memakai masker. Sementara produksi masker tidak bertambah lebih cepat dari permintaan. Akibatnya, harga masker melonjak berlipat-lipat. Di beberapa supermarket stok sempat habis, karena masker diborong konsumen. Beberapa jenis masker langka seperti masker bedah harganya melonjak hingga Rp1,4 juta.

Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto menyatakan masker sebenarnya dipakai untuk orang sakit. Orang yang sehat tidak perlu ikut-ikutan memborong masker. WHO sendiri menyatakan masker tidak ada gunanya untuk mencegah penularan virus Corona. “Masker itu dipakai orang sakit agar tidak menulari orang sehat,” katanya kepada wartawan, Sabtu (15/2/2020).

Umumnya, masker dipakai orang untuk melindungi diri dari polusi. Tapi belakangan orang memakai masker karena ketakutan akan tertular dengan Corona. Mereka pun memakai masker di manapun berada.

Fakta yang sebenarnya, masker tidak efektif untuk mencegah penularan virus. Ahli virologi skeptis tentang keefektifan masker terhadap pencegahan virus di udara. Tapi masker berguna mencegah agar tangan yang mengandung virus tidak serta merta masuk ke mulut.

Mari berpikir logis dan bertindak rasional dalam menghadapi ancaman Covid-19. Jangan sampai kekhawatiran membuat kita salah tanggap.

Upaya menangkal virus bukan sebatas memakai penutup muka setebal mungkin, melainkan berusaha secara konsisten meningkatkan kekebalan tubuh. Misal konsumsi suplemen, yang pastinya tidak terbuang sia-sia.

Salah satu suplemen yang cukup ampuh meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal serangan virus yaitu Immunocal.

Immunocal merupakan Nutraceutical Suplemen Makanan konsentrat mengandung Isolat Protein Serum (Whey Protein Concentrate), diproses secara non-denaturisasi sehingga mampu bekerja sebagai pembentuk (precursor) Cysteine yang menghasilkan Glutathione alami baik bagi tubuh. Glutathione adalah benteng pertahanan tubuh manusia dalam melawan serangan penyakit.

 

, , ,